Info Job Fair Mal Artha Gading Jakarta Juli 2012

Share

HOT NEWS !

Sejak Tahun 2014, Ujian CPNS dilaksanakan secara online dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Apakah Anda sudah mengenal ujian dengan sistem CAT..?

Pelajari Info lengkapnya ...
Klik Disini >>

Job Fair Mal Artha Gadhing – Upaya meminimalisir angka pengangguran terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta, salah satunya lewat ajang Job Fair 2012 yang digelar di Mal Artha Gading, Jakarta Utara. Acara yang diadakan mulai hari ini hingga, Kamis (5/7) besok, diikuti 40 perusahaan ternama seperti perbankan, telekomunikasi, hingga perusahaan manufaktur, dengan menyediakan 10 ribu lowongan mulai dari bagian administrasi, teller, supervisor, hingga sekretaris.

Kegiatan ini cukup menarik minat pengunjung. Bahkan, dari sekitar 6 ribu pengunjung yang datang melamar tidak hanya dari lulusan SMA, tetapi banyak juga yang lulusan S1 dan S2.

Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo mengatakan, komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja sudah dibuktikan dengan menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2012 sebesar Rp 1.502.150 atau mencapai 102,09% melebihi dari Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang sebesar Rp 1.497.836. “Pekerja membutuhkan imbalan yang wajar atas jasa dan jerih payahnya, sementara di pihak lain pengusaha membutuhkan jalinan hubungan yang harmonis demi kelangsungan dan pengembangan kinerja usahanya. Artinya, pekerja maupun pengusaha saling membutuhkan,” kata Fauzi saat pembukaan Job Fair 2012, di Mal Artha Gading, Jakarta Utara, Rabu (4/5).

Menurutnya, kedatangannya ke arena Job Fair ini untuk memberikan dukungan, baik kepada angkatan kerja yang tengah mencari pekerjaan, maupun kepada penyelenggara. “Saya menyambut baik kegiatan ini karena sangat positif, dan juga pemerintah juga merasa terbantu,” ujarnya.

Lebih lanjut Fauzi menambahkan, pertumbuhan ekonomi kota Jakarta yang terus meningkat dari tahun ke tahun mampu menurunkan tingkat pengangguran di ibu kota. Selama 5 tahun terakhir tingkat pengangguran turun dari 12,57 persen pada tahun 2007 menjadi 10,72 persen pada tahun 2011. “Tingkat pengangguran di Jakarta ini masih jauh di bawah rata-rata nasional yang mencapai 12-14 persen. Diharapkan tingkat pengangguran di Jakarta pada tahun 2012 akan dapat ditekan hingga di bawah angka 10 persen,” ucapnya.

Dikatakannya, pada tahun 2011-2012, dunia usaha di Jakarta berhasil menyerap sekitar 250.000 tenaga kerja. Sedangkan jumlah penduduk yang bekerja di sektor formal di DKI Jakarta mencapai 4,72 juta orang. Sedangkan, selebihnya merupakan pekerja di sektor informal.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DKI Jakarta, Deded Sukendar menambahkan, di DKI Jakarta terdapat 34 ribu perusahaan dengan jumlah tenaga kerja 4,3 juta lebih yang memerlukan perhatian khusus dari seluruh stakeholder, pengusaha, maupun pemerintah. “Penciptaan lapangan kerja yang baik dapat mengurangi angka kemiskinan. Jumlah lowongan yang tersedia cukup banyak namun belum seluruhnya dapat terisi para pencari kerja. Hal ini dikarenakan tidak dapat terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan oleh perusahaan, untuk itu kami selalu meningkatkan keterampilan pencari kerja melalui pusat pelatihan kerja,” ungkapnya.

Dikatakannya, Disnakertrans DKI Jakarta mempunyai 7 pusat pelatihan kerja yang terdiri dari 30 kejuruan. Setiap tahunnya jumlah peserta meningkat, dan tahun 2011 mencapai 6.500 peserta.

Sementara itu, Ambar (19) salah satu pencari kerja, mengaku senang dengan adanya Job Fair ini. Sebab, dirinya yang baru saja lulus SMA, sangat membutuhkan pekerjaan untuk membantu ekonomi keluarganya. “Saya sangat terbantu dengan adanya Job Fair ini, karena memudahkan para pencari kerja mencari pekerjaan. Sekarang mencari kerja susah,” tandasnya. Ref:beritajakarta

Share
Share