Home » CPNS » Diskes Kalsel Akan Membuka Lowongan Bidan April 2012

Diskes Kalsel Akan Membuka Lowongan Bidan April 2012

January 29, 2012 by - Filed under: CPNS 
Share

HOT NEWS !

Mulai Tahun 2014, Ujian CPNS akan dilaksanakan secara online dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Apakah Anda sudah mengenal ujian dengan sistem CAT..?

Pelajari Info lengkapnya ...
Klik Disini >>

Saat ini bidan dituntut bekerja sesuai dengan standard operating procedure (SOP) dan tetap memperhatikan hak hak pasiennya. Mereka juga dituntut memberikan pelayanan maksimal.

“Pada intinya ialah kualitas pelayanan. Bidan harus memberikan pelayanan lebih bagus lagi dengan memperhatikan hak hak pasien. Di antaranya memberikan hak kepada pasiennya untuk memilih menggunakan program Keluarga Berencana (KB),” kata Ketua Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kalsel, Tut Barkinah, saat membuka Rakerda IBI Kalsel di Aula Bappeda Kalsel di Banjarmasin, Sabtu (28//2012).

Rakerda yang diikuti 230 peserta itu, menggelar agenda utama pemaparan hasil Rakernas IBI di Solo beberapa waktu lalu. Juga menyampaikan sidang ilmiah isu terkini kebidanan dan tindak lanjut seluruh kegiatan IBI Kalsel periode 2008 hingga 2013.

Dia juga mengatakan, bidan juga harus tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat miskin, seperti pemegang Jamkesmas, Jamkesda, dan program kesehatan gratis lainnya.

Menurutnya, bidan saat ini harus melayani dalam hal itu pertolongan persalinan untuk menekan angka kematian ibu.

“Angka kematian ibu di Kalsel perlahan sudah mulai menurun. Pada 2009 lalu, angka kematian ibu 228 per 100 ribu kelahiran hidup, artinya dalam seratus ribu kelahiran hidup ada 228 ibu yang meninggal,” jelasnya.

Rakerda juga membahas pembinaan kepada bidan di desa terpencil, karena mereka menjadi ujung tombak layanan kebidanan yang dituntut memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat.

Sebagai pedoman menjadi bidan profesional, kata Tut Barkinah, IBI saat menyusun buku saku bagi anggotanya berisi SOP memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Buku saku itu berguna bagi bidan untuk memberikan pelayanan terbaik. Pasalnya, masih ada ketidakpuasan masyarakat terhadap pelayanan bidan,” katanya.

Dalam memberikan pelayanan semaksimal dan sesuai SOP, dia menyerahkan sepenuhnya kepada warga.

“Memang tidak bisa memuaskan semuanya. Apalagi saat ini masih ada 200 desa di Kalsel yang belum memiliki bidan. Kalsel baru memiliki 2.872 bidan yang tersebar di desa-desa di 13 kabupaten dan kota,” jelasnya.

Mengatasi kekurangan bidan, pada April 2012 nanti Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel kembali membuka lowongan bagi bidan di desa terpencil. “Mereka nantinya berstatus pegawai tidak tetap (PTT),” imbuhnya. Ref:tribunnews


Share