Lowongan CPNS Sleman 2014 Hampir Pasti Digelar

WhatsAppShare

HOT NEWS !

Sejak Tahun 2014, Ujian CPNS dilaksanakan secara online dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Apakah Anda sudah mengenal ujian dengan sistem CAT..?

Pelajari Info lengkapnya ...
Klik Disini >>

Rekrutmen CPNS Sleman 2014 – Peminat kursi CPNS di Kab Sleman Yogyakarta bisa berharap tahun 2014 ini dibuka. Pasalnya pengajuan formasi CPNS Kabupaten Sleman kini telah mendapat tanggapan positif dari pemerintah pusat.

Artinya, Pemkab Sleman dipersilakan membuka penerimaann CPNS 2014 setelah tiga tahun terkena moratorium. Kabar penghentian moratorium CPNS ini, dibenarkan oleh Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sleman Iswoyo Hadiwarno.

Menurutnya pengajuan formasi Kabupaten Sleman, disetujui oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). “Informasinya yang beredar lewat situs Kemenpan RB memang demikian,” ujarnya Selasa (1/7/2014).

Informasi yang dilansir dari situs menpan.go.id, Sleman termasuk dalam kabupaten yang disetujui pengajuan alokasi CPNS. Untuk DIY sendiri, hanya Kabupaten Bantul yang tidak mendapat alokasi formasi CPNS 2014.

Namun demikian, Iswoyo belum dapat mengumumkan secara resmi berapa total alokasi yang diperoleh Sleman. Pada pengajuan tahun 2014, Kabupaten ini mengajukan sekitar 1.250 formasi.

“Ya kami belum bisa mengumumkannya secara resmi mengenai berapa jumlah alokasi CPNS yang disediakan. Bisa juga meleset dari formasi yang telah kita tetapkan. Entah itu 30 atau 40 jumlahnya kami belum mengetahui dengan pasti. Tapi yang jelas kabarnya begitu,” terangnya.

Iswoyo menambahkan, pihaknya masih menunggu keputusan resmi dari Kemenpan mengenai jumlah lowongan yang diterima. Ia mengisyaratkan untuk menunggu perkembangan lebih lanjut.

“Kami masih menunggu surat resmi, setelahnya kami baru bisa mengumumkannya kepada masyarakat mengenai jumlah formasi yang dibuka,” ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sleman Arif Haryono, mengungkapkan harapan positifnya. Ia berharap dengan kesempatan itu, kekurangan guru kelas SD dapat segera terpenuhi.

“Kita kan memang kekurangan guru kelas sejumlah 472 orang. Harapannya jumlah tersebut dapat terpenuhi supaya menunjang kegiatan belajar mengajar,” ucapnya.

WhatsAppShare
Share