Penerimaan CPNS Bali 2014 Utamakan Formasi Guru

WhatsAppShare

HOT NEWS !

Sejak Tahun 2014, Ujian CPNS dilaksanakan secara online dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Apakah Anda sudah mengenal ujian dengan sistem CAT..?

Pelajari Info lengkapnya ...
Klik Disini >>

Rekrutmen CPNS Bali 2014 – Warga Bali yang ingin menjadi CPNS khususnya Guru patut bergembira. Pasalnya formasi guru akan menjadi prioritas dalam penerimaan CPNS Bali 2014 ini.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali Tutik Kusuma Wardani meminta pemerintah provinsi dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) memprioritas guru sekolah dasar. “Kami minta kepada Gubernur Bali dalam setiap penerimaan CPNS memprioritaskan pengangkatan guru sekolah, sebab banyak sekolah terutama guru kelas SD belum terpenuhi,” katanya di Denpasar, Minggu.

Ia mengatakan untuk guru kelas SD di Kabupaten Buleleng, sesuai dengan laporan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga setempat kekurangan guru mencapai 1.066 orang. “Itu baru satu kabupaten yang melaporkan kekurangan guru kelas SD, sedangkan kabupaten lain kemungkinan juga mengalami keadaan yang sama, namun belum ada data yang dilaporkan kepada Disdikpora Bali,” ucap politikus Partai Demokrat.

Menurut Ketua Komisi II DPRD Bali mengatakan dengan ketersediaan guru kelas SD seperti yang terjadi di Kabupaten Buleleng, maka sudah perlu ada pengangkatan guru baru. “Jika sampai kekurangan tenaga pengajar, tentu akan berpengaruh terhadap proses belajar mengajar di sekolah bersangkutan,” ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah pusat melalui usulan DPR agar memprioritaskan pendidikan dalam anggaran APBN sekurang-kurangnya 20 persen dari total anggaran tersebut, sehingga mampu membiaya operasional sekolah di seluruh daerah.

“Di daerah juga diwajibkan anggaran pendidikan juga 20 persen dari total APBD dalam upaya meningkatkan pendidikan di daerah bersangkutan,” katanya. Tetapi untuk di Bali, kata dia, anggaran pendidikan masih kurang dari harapan tersebut, saat ini baru pada berkisaran 15 persen dari total APBD.

“Karena itu kami mendorong pemerintah provinsi dalam pengajuan APBD untuk merinci lebih detail pos dana untuk pendidikan tersebut,” katanya.

WhatsAppShare
Share