Pengumuman Hasil Tes CPNS Riau Diundur

Share

HOT NEWS !

Sejak Tahun 2014, Ujian CPNS dilaksanakan secara online dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Apakah Anda sudah mengenal ujian dengan sistem CAT..?

Pelajari Info lengkapnya ...
Klik Disini >>

Warga Riau kesal atas ketidakjelasan pengumuman hasil tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Riau yang seharusnya diumumkan pada Senin (10/1). Bahkan warga menduga pengunduran waktu sampai batas yang tak ditentukan itu rentan permainan.

Ade Mirwan, 29, warga yang juga peserta test CPNS Riau mengaku tak mengerti soal ketidakjelasan pengumuman hasil test yang sudah ditunggu selama tiga minggu terakhir. Pasalnya, test CPNS yang dilaksanakan serentak pada Selasa (21/12) diiukuti 50 ribu peserta di Provinsi dan Kabupaten/kota se Riau.

“Ini menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemerintahan. Kalau pengumuman hasil tes saja tidak jelas dan transparan, bagaimana lagi kami bisa percaya terhadap yang lain,” tukasnya.

Hal senada juga dikeluhkan oleh Fikri Budiman, 29, warga dan juga peserta tes CPNS lainnya. Menurutnya ketidakjelasan pengumuman CPNS Riau yang sudah berlangsung selama tiga pekan menunjukkan adanya kecurangan dalam seleksi penerimaan calon penyelenggaran pemerintahan daerah itu.

“Barang tentu ada permainan. Mengapa harus diundur, sudah jelas kemarin katanya tanggal 10, eh ternyata tak jadi. Ada apa sebenarnya ini?,” tanya Fikri.

Menanggapi persoalan itu, Ketua Seleksi Penerimaan CPNS Riau Tengku Fazli meminta warga untuk bersabar menanti jadwal pengumuman hasil tes CPNS.  “Bersabarlah pengumuman hasil tes pasti dilaksanakan. Tim masih menunggu hasil pemeriksaan dari UI (Universitas Indonesia).”

Ketua Komisi A DPRD Riau Bagus Santoso menyayangkan kondisi kurang transparannya Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Riau dalam seleksi penerimaan CPNS. Termasuk sikap dari pimpinan DPRD Riau yang terkesan menghalang-halangi upaya Komisi A untuk mengungkap indikasi kecurangan pada seleksi CPNS Riau.

“Ada apa dengan BKD dan pimpinan DPRD. Dua kali kami mengajukan surat rapat kerja bersama BKD Riau tak pernah mendapat persetujuan dari pimpinan dewan,” ungkap Bagus.

Ketua DPRD Riau Johar Firdaus membantah jika pimpinan menghalangi Komisi A untuk mengungkap kecurangan seleksi CPNS Riau. Menurutnya

persetujuan untuk rapat tak kunjung ditandatangani karena pimpinan DPRD sibuk mengikuti kunjungan kerja di sejumlah daerah.

“Berkas surat itu menumpuk di meja saya jadi belum sempat ditandatangani. Tak ada niat kami untuk menghalangi, janganlah terlalu dipolitisir,” ujarnya.

Ia menambahkan seleksi penerimaan CPNS Riau harus dilakukan secara ketat karena menyangkut masa depan provinsi Riau. “Kita harus hati-hati memilih calon pegawai karena mereka itulah yang nantinya menjadi pelaksana pembangunan di Riau,” tukasnya. (RK/OL-13) – media indonesia

Share
Share