Home » CPNS » Penyerahan SK CPNS Kota Surabaya

Penyerahan SK CPNS Kota Surabaya

March 1, 2011 by - Filed under: CPNS 
Share/Bookmark


HOT NEWS !

Mulai Tahun 2014, Ujian CPNS akan dilaksanakan secara online dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Apakah Anda sudah mengenal ujian dengan sistem CAT..?

Pelajari Info lengkapnya ...
Klik Disini >>

Sebanyak 338 orang dari tenaga pendidikan, kesehatan dan strategis yang lolos tes calon pegawai negeri sipil (CPNS), hari ini menerima Surat Keputusan (SK) Walikota Surabaya tentang pengangkatan CPNS.

Penyerahan SK CPNS digelar di Graha Sawunggaling Pemkot Surabaya, Jalan Jimerto. Dalam acara penyerahan SK itu, dihadiri Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala SKPD, dan para camat, Selasa (1/3/2011).

“Pengangkatan CPNS ini untuk mengisi formasi yang lowong yang disebabkan PNS yang pensiun maupun meninggal dunia serta sebagai kebutuhan organisasi,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya, Yayuk Eko Agustin.

CPNS hasil rekruitmen formasi Tahun 2010 sebanyak 339 orang. Mereka yang mengikuti pemberkasan sebanyak 338 orang dan 1 orang tidak mengikuti pemberkasan.

334 CPNS yang sudah memiliki nomor induk pegawai (NIP) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terdiri dari tenaga pendidikan sebanyak 170 orang. Diantaranya, guru SD sebanyak 135 orang, guru SMP 11 orang, guru SMA 3 orang dan guru SMK 21 orang.

Tenaga kesehatan 98 orang terdiri dari, dokter spesialis sebanyak 5 orang, dokter umum 26 orang, bidan 10 orang, perawat 23 orang, perawat gigi 3 orang, kesehatan masyarakat (SKM) 18 orang, teknisi elektro 4 orang, nutrisionis 2 orang, radiografer 1 orang, penata lab 2 orang, apoteker 2 orang.

Golongan CPNS ini terdiri dari golongan III sebanyak 134 orang dan golongan II 200 orang. Sedangkan, 4 orang NIP-nya belum turun dan maish dalam proses di BKN.

CPNS itu akan bertugas di Dinas Kesehatan sebanyak 47 orang, di RSD dr Moh Soewandhie sebanyak 33 orang dan RSUD Bhakti Dharma Husada sebanyak 18 orang.

“Sedangkan tenaga strategis ditempatkan sesuai latar belakang pendidikannya dan guru di sesuaikan di sekolahan sesuai dengan formasi,” jelasnya. (roi/fat) – detik surabaya