• Home »
  • CPNS »
  • Tahun 2012, Total Gaji PNS Pemkot Surabaya Rp 2 Triliun Lebih

Tahun 2012, Total Gaji PNS Pemkot Surabaya Rp 2 Triliun Lebih

Share

HOT NEWS !

Sejak Tahun 2014, Ujian CPNS dilaksanakan secara online dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Apakah Anda sudah mengenal ujian dengan sistem CAT..?

Pelajari Info lengkapnya ...
Klik Disini >>

Memang tidak mengherankan jika ada lowongan CPNS peminatnya membbludak. Tahu kenapa ? Besarnya gaji yang bakal diterima PNS di lingkungan Pemkot Surabaya Jawa Timur selama tahun 2012 sangat fantatis, mencapai Rp 2.016.848.872.624. Jumlahnya hampir separuh dari kekuatan RAPBD Kota Surabaya 2012, yang totalnya Rp 4,8 triliun.

Dalam RAPBD 2012 disebutkan, total belanja tidak langsung yang larinya ke belanja pegawai mencapai Rp 2.016.848.872.624, sedangkan untuk belanja langsung senilai Rp 2.873.570.611.491. Sehingga total kekuatan APBD Surabaya 2012 mencapai Rp 4,8 triliun.

Namun, dalam RAPBD tersebut diketahui ada jatah untuk warga miskin yang tertampung dalam belanja langsung. Tapi ketika dilihat lebih detail, belanja langsung yang seharusnya diterima warga miskin malah dialihkan untuk belanja pegawai Rp 405 miliar. Hasilnya jatah untuk belanja tidak langsung membengkak menjadi Rp 2,4 triliun.

Kepala Bagian Bina Program Pemkot Surabaya Agus Sonhaji, mengatakan besarnya gaji yang diperoleh pegawai Pemkot Surabaya tidak lain untuk meminimalisasi adanya korupsi di kalangan pegawai, khususnya pejabat setingkat kepala dinas. “Ini (gaji besar) bisa menurunkan minat untuk melakukan korupsi,” ujar Agus, Kamis (8/12/2011).

Agus Sonhaji menuturkan, pemkot memang berupaya menghapus honorarium dan mengalihkan alokasinya menjadi Tunjangan Prestasi Pegawai (TPP) dan “e-Performance”. Langkah itu dinilai lebih baik dalam meningkatkan kinerja, sebab ada perhitungan skor yang bisa membuat PNS lebih fokus pada pekerjaan.

Selain PNS Pemkot Surabaya, anggota DPRD Kota Surabaya juga mendapat gaji besar. Sumbernya dari dana kunjungan kerja (kunker) yang naik Rp12 miliar di tahun 2011, akibat kenaikkan biaya konsumsi, transportasi dan akomodasi yang diatur Perwali 22 tahun 2011. Sumber : www.surya.co.id

Share
Share