Tes CAT CPNS Masih Punya Kelemahan

WhatsAppShare

HOT NEWS !

Sejak Tahun 2014, Ujian CPNS dilaksanakan secara online dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Apakah Anda sudah mengenal ujian dengan sistem CAT..?

Pelajari Info lengkapnya ...
Klik Disini >>

Tes CAT CPNS – Pemerintah sudah memastika bahwa tes CPNS 2014 menggunakan sistem online CAT. Walaupun lebih baik daripada sistem lembar jawaban (LJK), sistem CAT dianggap masih memiliki kelemahan. Meski kemungkinan kecil, potensi kecurangan tetap ada dan harus diwaspadai semua pihak.

Kepala Ombudsman Jateng Ahmad Zaid mengatakan, pihaknya mendapat laporan dugaan kecurangan seleksi CPNS di kementerian yang menggunakan CAT. Ada nama yang tiba-tiba muncul sebagai salah satu peserta lolos CPNS, padahal sebelumnya tidak pernah ikut tes.

“Jadi kewaspadaan dan pengawasan serta transparanis tetap harus ditekankan. Meski menggunakan sistem informasi, nama di akhir pengumuman tetap dapat direkayasa,” katanya, kemarin.

Untuk pelaksanaan CPNS 2014, Ombudsman Jateng membuka posko pengawasan sejak 5 Agustus lalu. Posko bertujuan untuk memantau seleksi agar terhindar dari kecurangan, mulai suap menyuap, pemerasan hingga gratifikasi. Pihaknya membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengadukan ke Ombudsman melalui email ke www.orijateng.co.id, atau faks (024) 8442627.

“Mau datang langsung ke kantor kami juga bisa, di Jalan Pahlawan Semarang. Kami akan buka posko sampai CPNS berakhir,” katanya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah Suko Mardiono mengatakan, sistem CAT merupakan metode ujian dengan alat bantu komputer untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar calon pegawai.Sistem CAT sepenuhya disusun dan diolah panitia seleksi nasional (Panselnas) dan apilkasinya oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Simulasi CAT penting untuk peserta agar tidak kesulitan dalam tes sebenarnya. Sebab banyak terjadi peserta tes gagal hanya karena salah memasukkan nomor peserta atau hal-hal teknis lain. “Juga sebagai sosialisasi sistem CAT yang transparan dan akuntabel. Sistem ini tidak memungkinkan celah nitip-nitip lagi. Hasil ujian tidak mungkin diubah,” katanya.

Sistem tersebut telah dicoba atau disimulasikan oleh 500 calon peserta CPNS 2014 pada Kamis (7/8) lalu. Hasilnya, sistem CAT diakui memudahan peserta dalam mengerjakan tes kemampuan dasar dan mempersempit celah kecurangan. “Bahkan banyak yang meminta diadakan simulasi lagi. Memang kemarin kuotanya terbatas, hanya 500,” katanya.

Saat ini pihaknya sedang menunggu kepastian formasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Pemprov Jateng telah mendapat kuota formasi 166 dan 31 daerah lain 1412 formasi. Adapun Kudus, Rembang, Wonosobo, dan Karanganyar tidak mendapat alokasi formasi. Sebanyak 22 kabupaten kota akan menggelar tes CPNS di bawah koordinasi BKD Jateng, sedangkan sisanya di bawah kendali BKN. Pendaftaran CPNS online melalui www.panselnas.menpan.go.id direncanakan pada 8 September dan pelaksanaan tes akan dibagi di enam eks karesidenan.

WhatsAppShare
Share