Tes CPNS 2014 Direncanakan Mulai Awal Agustus

WhatsAppShare

HOT NEWS !

Sejak Tahun 2014, Ujian CPNS dilaksanakan secara online dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Apakah Anda sudah mengenal ujian dengan sistem CAT..?

Pelajari Info lengkapnya ...
Klik Disini >>

Pelaksanaan Tes CPNS 2014 – Setelah ditunggu banyak warga negara Indonesia, Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) akhirnya mengumumkan jika pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2014 akan dimulai pada minggu ketiga bulan Juli mendatang. Kementrian PAN-RB mentargetkan jika para pelamar sudah bisa melakukan pendaftaran secara online pada minggu ketiga Juli. Dengan berkurangnya syarat pendaftaran, diharapkan para pelamar lebih mudah menyelesaikan mekanisme pendaftaran dibandingan tahun-tahun sebelumnya.

Untuk pelaksanaan seleksi CPNS 2014 ini Kementrian Pan-RB sudah mewajibkan daerah maupun instansi untuk menggunakan sistem computer assisted test (CAT). Dengan sistim CAT, otomatis pelaksanaan tes CPNS tidak serentak lagi, sesuai jadwal yang ditetapkan Panselnas.

Lebih lanjut Karo Hukum, Komunikasi Informasi Publik (KIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Herman Suryatman, mengungkapkan jika pelaksanaan ujian pengadaan CPNS akan dimulai akhir Juli hingga Oktober 2014. “Pelaksanaan tes kompetensi dasar (TKD) untuk instansi pusat dimulai akhir Juli. Sedangkan daerah mulai awal Agustus,” ungkap Herman.

Untuk materi seleksi CPNS, ada tiga komponen materi TKD yang diujikan. Ketiga komponen tersebut adalah tes intelegensia umum, tes wawasan kebangsaan, dan tes karakteristik pribadi. Materi tes ini tidak berbeda dengan tes pada tahun-tahun sebelumnya. Selain TKD, pemerintah juga memberlakukan tes kompetensi bidang (TKB) untuk formasi tertentu misalnya tenaga guru, dosen, penyuluh, dokter, dan lain-lain.

“Masih ada kesempatan banyak bagi pelamar untuk mempersiapkan diri. Dengan sistim CAT, siapa yang pintar pasti akan lulus. Sekarang tidak pakai uang dan orang dalam, jadi peserta harus sangat siap karena tidak ada yang bisa menolong selain diri sendiri,” ujar Herman pula.

WhatsAppShare
Share