Tes CPNS 2015 Dipastikan Tetap Menggunakan Sistem CAT

WhatsAppShare

HOT NEWS !

Sejak Tahun 2014, Ujian CPNS dilaksanakan secara online dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Apakah Anda sudah mengenal ujian dengan sistem CAT..?

Pelajari Info lengkapnya ...
Klik Disini >>

Tes CAT CPNS – Penggunaan metode CAT dalam seleksi CPNS terbukti ampuh mengurangi kecurangan saat ujian. Berbekal hasil tahun kemarin, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) menegaskan, seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Sistem ini merupakan upaya untuk melakukan reformasi sistem rekrutmen CPNS.

“Pada saat ini, Kementerian PAN-RB telah melakukan reformasi sistem CPNS dari pelamar umum, dengan materi tes kompetensi dasar, yang disusun para pakar dari perguruan tinggi negeri, dengan menggunakan sistem CAT,” ujar Yuddy, di hadapan anggota Komite I dan Komite III DPD RI, Gedung DPD RI, Jakarta, Rabu (21/1).

Yuddy bersama jajarannya, termasuk Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Eko Sutrisno mengadakan rapat kerja gabungan dengan DPD RI membahas tenaga honorer.

Menurut Yuddy, sistem seleksi CAT ini diharapkan mampu menjamin kualitas, objektivitas, transparansi dan bebas dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Sistem ini, katanya, dapat menghasilkan PNS berkarakter, berintegritas dan profesional.

“Lebih dari itu, reformasi sistem seleksi telah menumbuhkan kepercayaan kembali dari masyarakat atau publik kepada pemerintah, dalam hal pelaksanaan seleksi CPNS,” tandasnya.

Terkait pendataan dan seleksi administrasi tenaga honorer kategori II oleh instansi yang bersangkutan dan instansi terkait, Yuddy menilai rawan manipulasi dan penyimpangan. Pasalnya, tenaga honorer kategori II dibiayai dari nonAPBN/APBD.

“Yang dalam praktiknya tidak ada dukungan sistem administrasi atau tata kelola proses pengangkatan dan pembayaran honorariumnya,” tambahnya.

Berdasarkan data BKN Kementerian PAN dan RB, jumlah PNS sampai 2014 adalah 4.375.009. Sementara jumlah tenaga honorer dari 2005 – 2014, sekitar 1.140.491, dokter PTT 7.832, sekdes 46.021, dan pelamar umur PNS 850.982.

“Proporsi PNS yang berasal dari tenaga honorer jauh lebih banyak dibandingkan pelamar umum. Namun, perekrutan tenaga honorer, sebagian besar tidak melalui seleksi yang benar dan berbasis kompetensi yang objektif dan transparan, sehingga diragukan kualitasnya,” tandas Yuddy.

WhatsAppShare
Share