Lowongan Kerja 2013 tersedia 2.5 Juta Formasi

Share

HOT NEWS !

Sejak Tahun 2014, Ujian CPNS dilaksanakan secara online dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Apakah Anda sudah mengenal ujian dengan sistem CAT..?

Pelajari Info lengkapnya ...
Klik Disini >>

Lowongan Kerja 2013 – Kesempatan kerja atau lowongan pekerjaan untuk sebanyak 2,5 juta orang diperkirakan tercipta pada 2013 sebagai upaya mengurangi jumlah pengangguran.

Asumsi tersebut diungkapkan Menakertrans Muhaimin Iskandar berdasarkan optimisme target pertumbuhan ekonomi tahun depan yang sebesar 6,8%.

Selain itu, lanjutnya, adanya rencana aksi seluruh instansi pemerintah pusat, daerah dan swasta dalam mewujudkan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) 2011-2025.

“Pemerintah optimistis akan mampu menciptakan kesempatan kerja sebanyak itu pada tahun depan, tapi harus didukung oleh semua pemangku kepentingan bidang ketenagakerjaan,” katanya, Rabu (2/1/2013).

Pada Agustus 2012, Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan tingkat pengangguran di Indonesia masih tersisa 7,24 juta orang.

Penciptaan kesempatan kerja baru sebanyak itu, Muhaimin menilai dapat tercapai dengan mengandalkan sembilan sektor unggulan di Indonesia.

Data selengkapnya dari kesempatan kerja itu sebagai berikut:

  1. *) Sektor pertanian, kehutanan dan perikanan untuk sekitar 20.000 orang.
  2. *) Sektor pertambangan dan penggalian untuk sekitar 46.000 orang.
  3. *) Sektor industri pengolahan untuk sekitar 936.000 orang.
  4. *) Sektor listrik, gas dan air bersih untuk sekitar 13.000 orang.
  5. *) Sektor bangunan untuk sekitar 511.000 orang.
  6. *) Sektor perdagangan, hotel dan restoran untuk sekitar 491.000 orang.
  7. *) Sektor angkutan dan komunikasi untuk sekitar 18.000 orang.
  8. *) Sektor lembaga keuangan untuk sekitar 162.000 orang.
  9. *) Sektor pemerintahan, dan jasa lainnya untuk sekitar 308.000 orang.

Muhaimin menuturkan kesempatan kerja sebanyak itu pada tahun depan tidak akan terwujud apabila tidak ada dukungan dari lembaga pembina sektor tersebut.

“Lembaga itu diharapkan mengembangkan tugas dan tanggung jawab ketenagakerjaan di wilayah kabupaten/kota yang tidak memiliki pegawai pengantar kerja,” jelasnya. (spr)

Share
Share