Home » Scholarship » Info Beasiswa Kaltim Cemerlang 2013 – 2014

Info Beasiswa Kaltim Cemerlang 2013 – 2014

January 23, 2013 by - Filed under: Scholarship 
Share/Bookmark


HOT NEWS !

Mulai Tahun 2014, Ujian CPNS akan dilaksanakan secara online dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Apakah Anda sudah mengenal ujian dengan sistem CAT..?

Pelajari Info lengkapnya ...
Klik Disini >>

Info Beasiswa Kaltim Cemerlang – Beasiswa Kaltim Cemerlang (Cerdas Merata Prestasi Gemilang) yang dikelola Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim, telah melakukan berbagai persiapan supaya dapat terserap dengan baik. “Rencananya, pendaftaran akan dibuka mulai Januari ini. Tapi masih menunggu kesempatan Pak Gubernur (Awang Faroek Ishak) untuk me-launching,” ujar Ketua Tim Pengelola Beasiswa Kaltim Cemerlang, Bohari Yusuf.

Dia menuturkan, tim beasiswa telah menyediakan sistem manual, bagi mereka yang tidak bisa mengakses internet. Hal tersebut dilakukan agar dapat mempermudah para calon penerima beasiswa dalam melakukan registrasi. “Tapi logikanya, kalau mahasiswa tentu bisa internet,” ujarnya. Dia menjelaskan, pertimbangan memulai Januari, supaya pada saat pembayaran atau pencairannya dapat bertepatan pada awal tahun ajaran baru. Dirancang, untuk proses registrasi dan verifikasi dilakukan kurang lebih 2-3 bulan. “Ya, sehingga awal April ada yang sudah dapat dicairkan,” terangnya.

Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang Pendidikan ini berharap, para calon penerima beasiswa dapat melihat dan memerhatikan website beasiswa Kaltim Cemerlang. Karena semua informasi yang berkaitan dengan hal itu ada di website, seperti berapa kuotanya, apa saja syaratnya, dan informasi terkait lainnya. Diungkapkan, proses registrasi memang akan betul-betul diperhatikan. Mengingat beberapa warga mengeluhkan beasiswa itu tidak tersosialisasi dengan baik. “Padahal, sebenarnya dari awal tim sudah menyosialisasikan di website,” jelasnya.

Contoh kasus, ada calon penerima beasiswa mendaftar pada beasiswa khusus, namun saat pengumuman namanya pindah di beasiswa lainnya. Mengapa demikian, karena untuk jenis beasiswa bersangkutan sudah melebihi kuota. Misalnya hanya tersedia 50, namun yang mendaftar lebih 50 orang. “Nah, jika sudah melebihi, kebanyakan ada nama yang saat pengumuman berada pada jenis beasiswa lainnya, tujuannya agar mereka tetap dapat beasiswa,” tuturnya.

Maka itu, tambah Bohari, ketika membuka website diharapkan calon penerima beasiswa tidak sekadar mendaftar, namun juga dapat melihat informasi terbaru yang telah disediakan. Sehingga para calon penerima beasiswa lebih paham, seperti untuk beasiswa prestasi dan stimulan berapa kuota yang dibutuhkan. Di samping itu, akan lebih mudah melakukan registrasi. “Sebenarnya dengan adanya sistem online ini akan lebih transparan dan lebih mudah,” ucapnya. (*/gus/ibr/k3/kaltimpost)